Zat pemlastis

 artikel
loading...
Zat pemlastis memperbaiki kesesuaian dengan resin. Bila terdistribusi baik diantara rantai molekul polimer maka jarak dari molekul rantai diperbaiki dan resin lebih lunak. Meski kadarnya kecil, selain pemrosesan, akan mengubah fluiditasnya. Zat pemlastis yang sering digunakan adalah DOP, DBP, dan DOA. DOP menunjukkan pengaruh pemlastisan cukup baik.
Sifat-sifat yang diperlukan untuk menentukan kegunaan dari zat pemlastis adalah:
  • Mempunyai daya campur lebih baik dan perembesan yang kurang, merupakan jenis nonmigrasi.
  • Agar kurang menguap, berarti tekanan uapnya rendah.
  • Agar mempunyai karakteristik termal yang menguntungkan, dan agar tidak mudah terurai oleh panas, tidak terlalu rapuh meski pada suhu rendah, dan tidak mudah terbakar.
  • Agar mempunyai sifat isolasi listrik yang baik dan unggul dalam sifat dielektrik berfrekuensi tinggi.
  • Tak dapat terlarut oleh air, asam, alkali, atau pelarut organik.
  • Stabil terhadap sinar UV.
  • Agar tak berwarna, tak berbau dan tak beracun, ini berarti suatu keharusan untuk kesehatan dan keselamatan.

Author: 

486 Responses

Comments are closed.