Water Temperatur Regulator

 artikel
loading...

Water temperatur regulator atau thermostat akan mengatur aliran coolant menuju  radiator. Saat engine dalam kondisi dingin, thermostat menutup aliran air menuju  radiator dan coolant dari engine akan dialirkan menuju water pump melalui bypass  tube lalu kembali ke engine . Ini akan membantu agar engine dapat mencapai suhu  kerja dengan cepat.

Water temperature regulator

Saat engine panas, thermostat akan mengalirkan air menuju radiator untuk  didinginkan sebelum memasuki engine. Thermostat tidak secara penuh membuka atau  menutup, tetapi berada dalam posisi keduanya untuk mempertahankan agar suhu  engine tetap konstan. Suhu engine yang tepat sangatlah penting.  Engine yang terlalu dingin tidak akan bekerja menghasilkan suhu yang cukup tinggi  untuk mendapatkan pembakaran yang effisien dan akan menyebabkan munculnya  endapan pada sistem pelumasan engine, karbon dan lapisan deposit pada dinding  liner serta dapat menimbulkan engine blowby. Jika temperatur terlalu rendah da pat  menyebabkan timbulnya kondensasi di ruang bakar dan membentuk asam pada  daerah sekitar ring piston. Engine yang terlalu panas akan menyebabkan engine  panas (overheat) dan menyebabkan kerusakan yang serius pada engine

Thermostat hanya mengontrol temperatur minimum coolant. Temperatur maksimal  tergantung pada kapasitas coolant dan panas yang dihasilkan oleh pembakaran di  dalam ruang bakar engine. Temperatur normal coolant diantara 71°C (160°F) dan  107°C (225°F). Temperatur pembukaan dari thermostat tertera pada thermostat. Thermostat merupakan komponen penting untuk  menjaga engine beroperasi pada temperatur kerja operasi. Jangan pernah  mengoperasikan engine tanpa thermostat pada sistem pendingin karena akan aliran  coolant pada sistem pendingin akan selalu mengalir ke radiator akan menyebabkan  engine akan bekerja di bawah temperatur kerja operasi terlalu lama

Author: 

No Responses

Comments are closed.