Unsur Campuran Dasar Baja (Karbon)

 artikel
loading...

Unsur karbon adalah unsur campuran yang amat penting dalam pembentukan baja, jumlah persentase dan bentuknya membawa pengaruh yang amat besar terhadap sifat baja tersebut. Tujuan utama penambahan unsur campuran lain ke dalam baja adalah untuk mengubah pengaruh dari unsur karbon. Apabila dibandingkan dengan kandungan karbonnya maka dibutuhkan sejumlah besar unsur campuran lain untuk menghasilkan sifat yang dikehendaki pada baja. Unsur karbon dapat bercampur dalam besi dan baja setelah didinginkan secara perlahan-lahan pada temperatur kamar dalam bentuk sebagai berikut.

  • Larut dalam besi untuk membentuk larutan padat ferit yang mengandung karbon diatas 0,006% pada temperatur kamar. Unsur karbon akan naik lagi sampai 0,03% pada temperatur sekitar 7250C. Ferit bersifat lunak, tidak kuat dan kenyal.
  • Sebagai campuran kimia dalam besi, campuran ini disebut sementit (Fe3C) yang mengandung 6,67% karbon. Sementit bersifat keras dan rapuh.
Screenshot_234

Struktur dan sifat-sifat baja karbon sebelum Pengerasan.

Sementit dapat larut dalam besi berupa sementit yang bebas atau tersusun dari lapisan-lapisan dengan ferit yang menghasilkan struktur “perlit”, dinamakan perlit karena ketika di “etsa” dites dengan jalan goresan dan dilihat dengan mata secara bebas, perlit kelihatannya seperti karang mutiara. Perlit adalah gabungan sifat yang baik dari ferit dan sementit. Apabila baja dipanaskan kemudian didinginkan secara cepat maka keseimbangannya akan rusak dan unsur karbon akan larut dalam bentuk yang lain. Itulah sifat yang dihasilkan dengan bermacammacam pemanasan dan periode pendinginan baja. Sifat dan mikrostruktur itu yang ada dalam baja sebelum pengerjaan panas (heat treatment) dilakukan.

Author: 

No Responses

Comments are closed.