Ukuran-ukuran massa dan berat fluida

 artikel
loading...
1. Kerapatan (density) Kerapatan sebuah fluida dilambangkan dengan huruf Yunani ? (rho), didefinisikan sebagai massa fluida per satuan volume. Kerapatan biasanya digunakan untuk menjelaskan karakter massa sebuah sistem fluida. Dalam satuan SI satuannya adalah kg/m³. Nilai kerapatan dapat bervariasi cukup besar diantara fluida yang berbeda, namun untuk zat-zat cair, variasi tekanan dan temperatur umumnya hanya memberikan pengaruh yang kecil terhadap nilai.
2. Berat jenis Berat jenis dari sebuah fluida, dilambangkan dengan huruf Yunani γ (gamma), didefinisikan sebagai berat fluida per satuan volume. Berat jenis berkaitan dengan kerapatan melalui persamaan γ = ? g , dimana g adalah percepatan gravitasi lokal. Seperti halnya kerapatan yang digunakan untuk menjelaskan karakter massa sebuah sistem fluida, berat jenis digunakan untuk menjelaskan karakter berat dari sistem tersebut. Dalam sistem satuan SI adalah N/m³.

3. Viskositas (viscosity) Sifat-sifat kerapatan dan berat jenis adalah ukuran dari “beratnya” sebuah fluida. Namun jelas bahwa sifat-sifat ini tidak cukup untuk menjelaskan karakter secara khas bagaimana fluida berperilaku karena dua fluida (misalnya air dan minyak) yang memiliki nilai kerapatan hampir sama memiliki perilaku yang berbeda ketika mengalir. Tampak ada sifat tambahan yang diperlukan untuk menggambarkan perbedaan dari kedua fluida ketika mengalir. Viskositas akan menentukan tahanan dalam fluida untuk mengalir. Nilai viskositas suatu fluida rendah jika fluida tersebut mengalir dengan mudah, selanjutnya disebut dengan fluida ringan atau encer. Begitu sebaliknya. Dalam satuan SI viskositas dinyatakan dalam N.s/m² atau dalam MKS dyne.s/cm² atau poise. Ada beberapa metode dalam penentuan nilai viskositas oli misalnya : viskositas absolute (poise), viskositas kinematik (centistokes=cSt), viskositas relatif (Saybolt Universal Second = SUS) atau angka koefisien SAE.

Author: 

No Responses

Comments are closed.