Tanoto Foundation Lahirkan Teknologi Penghemat Listrik

 Review
loading...

Di era digital seperti saat ini, ternyata listrik masih menjadi masalah besar di Indonesia. Data dari Kementerian ESDM menunjukkan bahwa pada tahun 2015 masih ada 12,6 persen wilayah di negeri kita yang belum menikmati aliran listrik.

tanoto-foundation-lahirkan-teknologi-penghemat-listrik

Melalui Tanoto Student Research Award, seorang mahasiswa berhasil menghadirkan alat penghemat tenaga listrik untuk sebuah bangunan. Muhammad Taufik Hidayat, mahasiswa jurusan Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung memberikan alternatif sebagai solusi untuk penghematan listrik. Ia mewujudkannya dalam riset yang bertajuk Integrasi Sistem Kontrol dan Monitoring Energi Listrik dengan Dukungan Sistem Pendukung Keputusan untuk Keperluan Konservasi Energi pada Bangunan Komersial.

            “Alat yang saya kembangkan ini dapat memonitor komponen mana yang menjadi pemborosan dalam sebuah bangunan. Selanjutnya, kita bisa mengkonversi energi dalam bangunan tersebut sehingga lebih hemat dan efisien,” jelas Taufik dalam ajang Tanoto Student Research Award 2015.

            Tanoto Foundation yang didirikan oleh pengusaha sukses Indonesia, Sukanto Tanoto, pada dasarnya merupakan upaya yang dilakukan oleh keluarga Sukanto Tanoto untuk melahirkan para peneliti andal. Selain beasiswa Tanoto Foundation, yayasan ini juga rutin memberikan dukungan finansial sebesar Rp100 juta per tahun untuk setiap perguruan tinggi mitra. Harapannya adalah untuk melahirkan periset yang mampu menghadirkan solusi atas problem yang terjadi di masyarakat.

            Bagi Taufik sendiri, bidang studi fisika memang sudah menarik perhatiannya sejak kecil. Namun, keterbatasan ekonomi nyaris menghalanginya untuk bisa menempuh pendidikan tinggi seperti sekarang.

            Taufik  lahir di Jakarta pada 23 Desember 1993. Sejak kecil ia berkinerja baik di sekolah. Jenjang SMA dilaluinya dengan masa akselerasi. Saat masa kuliah tiba, beban kebutuhan keluarganya jelas bertambah. Selain itu, adiknya berkebutuhan khusus sehingga membutuhkan biaya perawatan yang besar. Inilah yang akhirnya membuat Taufik mencari beasiswa Tanoto Foundation untuk meringankan beban kedua orang tuanya sekaligus menjaga impian untuk meraih pendidikan tinggi.

            Taufik tidak pernah menyerah dalam menghadapi kesulitan hidup yang dialaminya. Ia mengaku, petuah Sukanto Tanoto tentang meraih kesuksesan di tengah keterbatasan yang dialami, menjadi salah satu inspirasi hidupnya.

            “Saya sangat berterima kasih kepada Tanoto Foundation dan Pak Sukanto Tanoto. Karya ini lahir karena saya sangat terinspirasi oleh nasihat Pak Sukanto, terutama kata-kata beliau don’t give up without a fight,” ucap Taufik.

            Kegiatan Tanoto Foundation memang bertujuan lain untuk mengentaskan kemiskinan. Sukanto Tanoto yakin pendidikan berkualitas bisa menjadi salah satu cara untuk melakukannya.

Author: 

No Responses

Comments are closed.