Tag Archives: Roda Gerinda

Standar penandaan roda gerinda

Pada setiap roda gerinda terdapat suatu standar penandaan untuk menentukan identitas sebuah batu gerinda. Identitas ini dituliskan pada kertas label yang ditempelkan pada sisi roda gerinda atau dengan cara lain berupa huruf-huruf dan angka-angka. Penandaan ini bertujuan, agar pengguna mengetahui spesifikasi utama yang ada pada roda gerinda tersebut diantaranya: jenis butiran abrasive, ukuran butiran abrasive, jenis perekat, tingkat kekerasan dan strukturnya. Selain itu sebuah roda gerinda juga diberi identitas lain yaitu: ukuran (diameter luar, diameter dalam dan
ketebalan) dan merk pabrik pembuatnya.

Contoh penandaan salah satu jenis roda gerinda dapat dilihat pada

Penandaan sebuah roda gerinda harus berdasarkan standar yang telah ditetapkan, sehingga setiap pabrikan pembuat roda gerinda dalam pembuatnnya harus mengikuti standar tersebut. Standar penandaan roda gerinda dapat dilihat pada gambar dibawah

Kecepatan Keliling Roda Gerinda

Kecepatan keliling roda gerinda dapat dihitung dengan rumus

Screenshot_137

Kecepatan putaran roda gerinda sudah ditentukan oleh pabrik pembuat dan langsung dicantumkan pada roda gerinda. Nilai kecepatan tersebut berlaku untuk diameter roda gerinda yang baru. Untuk roda gerinda yang sudah dipakai di mana ukuran diameternya sudah berkurang maka kecepatan kelilingnya pun akan menurun. Oleh karena itu kecepatan keliling harus dijaga tetap dengan cara menyesuaikan kecepatan putaran. Tabel dibawah memperlihatkan kecepatan keliling roda gerinda yang disarankan.

Screenshot_138

Kecepatan Keliling yang Disarankan

Tingkat Kekerasan Roda Gerinda

Yang dimaksud dengan tingkat kekerasan batu gerinda adalah kemampuan perekat untuk mengikat butiran pemotong dalam melawan pelepasan butiran akibat adanya tekanan pemotongan seperti gambar dibawah

Screenshot_111

Dalam penggunaannya, tingkat kekerasan batu gerinda harus disesuiakan dengan jenis bahan yang akan digerinda agar dapat melakukan pemotongan dan mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut ini diuraikan tingkat kekerasan roda gerinda.

  • Roda gerinda lunak. memiliki prosentase perekat sedikit, sehingga memiliki sifat mudah untuk melepaskan butiran di bawah tekanan pemotongan
    tertentu. Penggunaannya untuk menggerinda material yang keras.
  • Roda gerinda keras. memiliki prosentase jumlah perekat besar. Sehingga memilki sifat sulit untuk melepaskan butiran pada tekanan pemotongan tertentu. Penggunaannya untuk menggerinda material yang lunak.

Tingat kekerasan batu gerinda selain ditentukan oleh jumlah perekat, juga ditentukan oleh jenis perekat yang digunakan.