Reservoar (Ruangan penyimpan fluida)

 artikel
loading...
Ruangan penyimpan fluida (oli) digunakan tangki atau sering juga disebut reservoar. Fluida dijaga tetap bersih dengan menggunakan saringan kasar (strainer), saringan halus (filter) atau pemisah magnetik sesuai dengan kondisi yang diinginkan. Apabila tangki ini dirancang dan dikonstruksi benar-benar, mempunyai efek terhadap fungsi dan pengaruh daya guna dari suatu sistem hidrolik.
Pada prinsipnya reservoar mempunyai sejumlah fungsi penting yang meliputi :
  • Reservoar menyimpan fluida sehabis dipakai dari sistem hidrolik, dan bekerja sebagai penahan terhadap fluktuasi (gejolak) fluida yang disebabkan oleh pemindahan aliran yang tidak sama pada elemen penggerak (sistem).
  • Reservoar mampu membuang panas yang ditimbulkan oleh tenaga yang hilang pada elemen penggerak dan elemen pengatur (katup).
  • Reservoar menetralisir adanya buih dan gelembung yang ditimbulkan, sehingga buih dan gelembung dapat terpisah dari fluida hidroliknya
  • Reservoar dapat mengendapkan kotoran-kotoran fluida, endapan itu berada di bagian bawah reservoar, sehingga bebas dari fluidanya
Untuk melaksanakan fungsi-fungsi di atas, persyaratan rancangan tertentu hampir untuk setiap pemakaian di industri. Reservoar dikonstruksi dari pelat baja yang disambung dengan sambungan las, dengan kaki mengangkat reservoar di atas lantai (landasan). Dengan cara ini akan memberikan pendinginan oleh sirkulasi udara sekitar ke seluruh dinding reservoar dan bagian bawahnya, sehingga pemindahan panasnya menjadi optimal.

Author: 

No Responses

Comments are closed.