Proses Pengerjaan Panas

 artikel
loading...

Guna membentuk logam menjadi bentuk yang lebih bermanfaat, biasanya dibutuhkan proses pengerjaan mekanik di mana logam tersebut akan mengalami deformasi plastik dan perubahan bentuk. Salah satu pengerjaan itu adalah pengerjaan sifat mekanik yang terjadi juga kecil. Pengerjaan panas logam dilakukan di atas suhu rekristalisasi atau di atas daerah pengerasan kerja. Pada waktu proses pengerjaan panas berlangsung, logam berada dalam keadaan plastik dan mudah dibentuk oleh tekanan.

Proses ini juga mempunyai keuntungan-keuntungan antara lain: 

  1. porositas dalam logam dapat dikurangi,
  2. ketidakmurnian dalam bentuk inklusi terpecah-pecah dan tersebar dalam logam,
  3. butir yang kasar dan berbentuk kolom diperhalus,
  4. Sifat-sifat fisik meningkat,
  5. jumlah energi yang dibutuhkan untuk mengubah bentuklogam dalam keadaan plastik lebih rendah.

04 Tempa 1

Namun demikian, pada proses pengerjaan ini juga ada kerugiannya, yaitu pada suhu yang tinggi terjadi oksidasi dan pembentukan kerak pada permukaan logam sehingga penyelesaian permukaan tidak bagus. Hal itu akan berakibat pada toleransi dari benda tersebut menjadi tidak ketat. Proses pengerjaan panas logam ini ada bermacam-macam, antara lain sebagai berikut.

  • Pengerolan (Rolling)
    Batangan baja yang membara, diubah bentuknya menjadi produk berguna melalui pengerolan.Salah satu akibat dari proses dari pengolahan adalah penghalusan butir yang disebabkan rekristalisasi. Struktur yang kasar, kembali menjadi struktur memanjang
    akibat pengaruh penggilingan. Pada proses pengerolan suatu logam, ketebalan logam mengalami deformasi terbanyak. Adapun lebarnya hanya bertambah sedikit. Pada operasi pengerolan, keseragaman suhu sangat penting karena berpengaruh pada aliran logam dan plastisitas. Proses pengerjaan panas dengan pengerolan ini biasanya digunakan untuk membuat rel, bentuk profil, pelat, dan batang.
  • Penempaan (Forging)
    Proses penempaan ini ada berbagai jenis, di antaranya penempaan palu, penempaan timpa, penempaan upset, penempaan tekan, dan penempaan rol. Salah satu akibat dari proses pengolahan adalah penghalusan butir yang disebabkan rekristalisasi. Struktur yang kasar, kembali menjadi struktur memanjang akibat pengaruh penggilingan.

Author: 

No Responses

Comments are closed.