Prosedur kerja dan fungsi pengoperasian dapur kupola

 artikel, Fabrikasi
loading...
Dapur kupola dibuat dari baja berbentuk silinder dengan posisi tegak, pada dinding bagian dalam dimana proses peleburan itu terjadi dilapisis dengan bata tahan api. Sebagai bahan bakar yang diperlukan untuk peleburan baja ini digunakan Kokas (batu bara). Bahan baku yakni bahan logam yang akan dilebur dimasukan kedalam dapur ini, tentu saja dengan susunan yang benar. Untuk itu pula dapur kupola didisain sedemikian rupa agar mudah dalam pengoperasiannya. Secara rinci susunan bagian-bagian dari dapur kupola ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Sebagaimana terlihat susunan bahan-bahan dalam konstruksi dapur kupola pada gambar diatas, dimana bahan baku logam yang terdiri atas besi kasar (pig Iron dan besi-besi bekas) serta kokas sebagai bahan bakarnya dimasukan kedalam dapur melalui saluran pengisi, secara berlapis dimulai dari kokas hingga dapur tersebut terisi penuh, selanjutnya setelah semua unsur dipersiapkan dengan benar maka mulailah melakukan pembakaran dimana sebagai pemantik atau pembakayang menggunakan arang kayu yang ditiup oleh udara melalui saluran yang disebut Tuyere, yakni suatu bagian dari dapur Kupola, dimana Tuyere dari dapur kupola ini terdapat dalam berbagai bentuk misalnya silinder, segi empat atau Rotary Blower biasanya system ini digunakan pada dapur Kupola yang ukuran besar dan sedang, namun dari semua system peniup ini prinsip kerjanya sama dimana udara yang ditiupkan ini ditampung terlebih dahulu didalam kotak kotak udara sebelum ditiupkan melalui Tuyere tersebut.ran awal dilakukan dengan pembakaran
Dapur Kupola dengan konstruksi dari beberapa bagian dengan fungsinya masing-masing, antara lain :
  1. Bagian atau daerah pemanasan awal, yaitu bagian mulai dari pintu pengisian sampai pada tempat dimana logam mulai mencair.
  2. Bagian daerah peleburan, yakni bagian dari alas kokas dan di tempat ini logam sudah mencair.
  3. Bagian daerah pemanasan lanjut, yakni bagian yang berada pada daerah lebur dari Tuyere, pada daerah ini dilakukan pemanasan pada logam cair yang mengalir diantara sela-sela kokas.
  4. Daerah Krus yaitu bagian dari batas tuyere hingga dasar Kupola dimana pada bagian ini logam cair bersama dengan terak ditampung.

Author: 

No Responses

Comments are closed.