Petunjuk umum pengelasan dengan TIG

 artikel, Fabrikasi
loading...
Screenshot_141

Posisi Pengelasan dengan TIG

Berikut  Merupakan Petunjuk umum pengelasan dengan TIG

  1. Lengkapi alat keselamatan kerja dan pelajari prosedur cara penanggulangan apabila terjadi kecelakaan
  2. Periksa kabel ground lead yang dihubungkan dengan meja dan sumber daya
  3. Periksa sistem sambungan-sambungan (connector) saluran yang menghubungkan terhadap mulut pembakar (torch)
  4. Periksa kekakuan dan kekenyalan selang gas argon, kabel listrik dan selang air juga yang yang sifatnya menghambat kelancaran aliran
  5. Periksa switched on sumber daya listrik yang ada pada mesin las.
  6. Periksa dan bersihkan katup pengeluaran gas dari silinder argon.
  7. Periksa ukuran nozel gas dan cocokan dengan ukuran mulut pembakar (torch)
  8. Periksa jenis dan diameter elektroda tungsten yang akan dipakai juga kondisi ujung yang akan dipakai sudutnya dipersiapkan dengan tepat.
  9. Periksa peralatan yang ada keterkaitannya dengan elektroda yang akan dipergunakan
  10. Atur semua alat ukur penujukan pengelasan untuk perubahan dan setel kembali yang tepat
  11. Periksa kecepatan aliran gas argon dan atur dengan tepat. Kecepatan aliran gas harus
  12. selalu diperiksa dan disesuaikan dengan aturan yang telah ditentukan. Pengaturan tidak berlaku yang menggunakan remote control dengan kaki dan kemudian dilepaskan di dalam mesin las, selalu akan ditujukan dalam timer, aliran gas dapat diatur dalam satuan waktu (time set), Sesudah mengatur satuan waktu maka kemudian mengatur kecepatan aliran.
  13. Periksa aliran air pendingin dan juga periksa salurannya dengan cermat (apabila menggunakan air sebagai media pendingin mulut pembakar/torch).
  14. Periksa crater eliminator control (jika menggunanakan sistem instalasi) dan atur dengan tepat
  15. Gunakan peralatan yang diijinkan dan juga baju pengaman harus diperhatikan.
  16. Kondisi badan harus sehat agar supaya dalam proses pengelasan dapat berkonsentrasi penuh.
  17. Memberi peringatan kepada orang yang berada di lingkungan pengelasan supaya menghindari terkenanya cahaya maupun percikan api pengelasan
  18. Menggunakan peralatan keselamatan kerja yang diijinkan.
  19. Pakai alat pelindung muka atau kaca mata agar supaya api nyala busur jangan langsung kontak dengan mata atau bagian muka.
  20. Apabila nyala api busur tidak terputus-putus, maka jarak antara torch dengan bahan yang dilas harus tetap dan torchnya jangan di naik turunkan sampai pada ujung bahan yang dilas
  21. Ikuti prosedur akhir pekerjaan pengelasan

Author: 

No Responses

Comments are closed.