Pengertian Pembelajaran Digital, kelebihan dan kekuarangan di bidang TVET

APA ITU PEMBELAJARAN JARAK JAUH/DIGITAL?

Pembelajaran jarak jauh adalah cara penyampaian program pendidikan atau pelatihan secara jarak jauh. Cara ini tidak memerlukan interaksi serentak antara guru/instruktur dan pembelajar. Ini sebenarnya bukan sebuah konsep baru; menyampaikan materi pembelajaran melalui pos kepada pembelajar yang tinggal jauh dari lembaga pendidikan/pelatihan sudah ada jauh sebelum munculnya Internet.

Meningkatnya akses yang sangat besar ke Internet dan kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam dua dekade terakhir memberikan dorongan luar biasa terhadap pembelajaran jarak jauh, sehingga sekarang secara umum disebut sebagai “pembelajaran digital atau elektronik”. Dengan sifatnya yang tidak lagi tergantung pada infrastruktur fisik dan lokasi yang sama, pembelajaran digital memungkinkan pembelajar yang beragam dan dalam jumlah besar untuk mengakses pengetahuan dan keterampilan baru, termasuk orang-orang yang karena berbagai keadaan tidak memiliki akses ke pembelajaran dan pelatihan tradisional. Aspek kunci pembelajaran digital adalah kegiatan pembelajaran berbasis komputer atau internet.

Pembelajaran daring (online) adalah istilah lain yang sering digunakan, tetapi pembelajaran digital bisa juga luring (offline), misalnya belajar dari aplikasi pendidikan luring yang disimpan di tablet. Contoh aplikasi TIK di TVET mencakup konten pelatihan virtual menggunakan simulator dan perangkat lunak realitas maya (virtual reality) atau realitas berimbuh (augmented reality), podcast, Massive Open Online Courses (MOOCs), blog, video YouTube, tablet, ponsel, radio, dan sebagainya.

Pembelajaran digital mencakup berbagai format dan tingkat interaksi antara pembelajar dan instruktur, mulai dari pembelajaran mandiri; pembelajaran daring secara penuh; hingga pembelajaran campuran daring dan tatap muka, baik tatap muka secara rutin maupun tidak rutin, antara instruktur dan pembelajar yang dikenal sebagai “pembelajaran campuran (blended learning)” . Beberapa kelebihan dan kekurangan pembelajaran daring disajikan pada kotak di bawah. Mengenai peran guru, mereka tetap menjadi tokoh penting dalam proses pembelajaran, namun peran mereka perlu didefinisikan ulang dari sekadar instruktur menjadi perancang format, pengembang materi dan fasilitator lingkungan pembelajaran.

Perlu disebutkan bahwa, meskipun pembelajaran digital berbasis internet merupakan metode pembelajaran jarak jauh yang paling banyak digunakan, modalitas luring dengan media tradisional (radio, pemutar CD/DVD, stik USB) juga dapat menjadi sarana untuk pembelajaran jarak jauh di tempat-tempat yang tidak terhubung ke jaringan internet.

Perekonomian modern menghadapi perubahan cepat dalam permintaan keterampilan, ditambah dengan meningkatnya permintaan akan tenaga kerja yang memenuhi syarat. Menanggapi kebutuhan pasar tenaga kerja yang baru ini, penggunaan pembelajaran digital yang inovatif menjadi aspek penting dalam TVET. Misalnya, negara-negara besar yang memiliki daerah perdesaan atau terpencil yang luas, seperti Australia dan Kanada, menerapkan pembelajaran jarak jauh/digital untuk menyampaikan bagian teori dari pelatihan kejuruan, sebagai pilihan kebijakan strategis untuk meningkatkan akses ke pelatihan berkualitas. Perekonomian yang sangat bergantung pada pertumbuhan teknologi terkait TIK dan otomasi telah menerapkan pembelajaran jarak jauh dan pemberian TVET berbasis TIK untuk membentuk kembali sistem pengembangan keterampilan mereka.

sumber : https://www.ilo.org