pengelasan lebur aluminium

 artikel, Fabrikasi
loading...

Proses penyambungan yang paling umum untuk penampang-penampang aluminium yang tipis dan tebal dan padua-paduannya adalah pengelasan lebur. Proses busur api logam berperisai gas yang menggunakan argon sebagai perisai gas biasanya digunakan terhadap bahan-bahan dengan tebal di atas 6 mm untuk pekerjaan produksi. Metode busur api tungsten berperisai gas digunakan untuk ketebalan yang kurang dari ini dan untuk pipa-pipa, tapi hal ini tidak merupakan peraturan yang ketat dan mengikat dan tergantung kepada pekerjaan. Pematrian api (nyala) aluminium dan pengelasan gesekan juga merupakan prosesproses yang mempunyai aplikasi yang spesifik. Sumber daya tiga fasa dibutuhkan apabila pengelasan tahanan aluminium. Lembaran yang tipis dapat dilas dengan menggunakan busur api plasma atau berkas elektron.

pengelasan lebur aluminium

Beberapa poin yang penting dicatat pada waktu pengelasan lebur aluminium adalah :

  1. Konduktivitas yang tinggi akan memperbesar H.A.Z. dan juga mengharuskan pemanasan awal dalam hal-hal tertentu.
  2. Ekspansi termal yang tinggi menyebabkan lebih distorsi dari pada L.C.S.
  3. Pengelasan menyebabkan dikeraskan kerja atau diperlakukan panas bahan kehilangan sedikit kekuatan tarik dan kekerasannya pada daerah yang dipengaruhi oleh panas dari pengelasan tersebut.
  4. Semua paduan Al-Mg-Si dan Al-Mg-Zn dilas dengan menggunakan bahan-bahan pengisi yang bukan sesuai untuk menghindarkan peretakan pembekuan. Al-Mg-si (bahan pengisi Al 10% Si); Al-Mg-Zn (bahan pengisi Al 10% Mg)
  5. Tungsten yang dizirkonisasi digunakan untuk pengelasan paduan aluminium
  6. Paduan-paduan Al magnesium sensitif terhadap pertumbuhan butir yang berlebih lebihan pada H.A.Z.
  7. Keporian kadang-kadang menimbulkan persoalan disebabkan oleh pemasukan gas. Semua sambungan harus dibersihkan dari gemuk, kotoran dan uap basah dengan pelarut-pelarut (aseton) dan oksida-oksida dihilangkan dengan kawat baja tahan karat atau bahan penggosok yang murni.
  8. Tidak ada perubahan warna dalam pemanasan Al.

Author: 

No Responses

Comments are closed.