Pengaruh Panas Terhadap Sifat Mekanis Sambungan Las

 artikel, Fabrikasi
loading...

Dalam pengelasan antara baja karbon rendah dengan baja tahan karat banyak ditemukan masalah. Namun demikian di lapangan sering ditemui kondisi yang memaksa harus dilakukan pengelasan antara kedua baja tersebut, seperti pada peralatan atau konstruksi untuk tekanan tinggi, untuk pemakaian suhu tinggi atau lingkungan korosif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh masukan panas terhadap sifat mekanis sambungan las antara baja karbon rendah dengan baja tahan karat. Bahan yang digunakan adalah baja karbon pengelasan yang digunakan adalah las busur listrik menggunakan kawat las AWS E 309 dengan variasi masukan panas. Pengujian sambungan las meliputi uji tarik, uji tekuk, uji kekerasan dan metalografi.

sifat mekanis

Dari penelitian ini diperoleh kuat tarik yang hampir sama yaitu sekitar 49,30 kg/mm2 pada masukan panas 7291 – 6742 Joule/cm dengan keuletan sekitar 27,97 %. Kegagalan uji tekuk terjadi pada masukan panas 7291 Joule/cm dan 6742 Joule/cm. Kekerasan rata-rata sebesar 299.9804 Hv dicapai pada logam las bagian atas dengan masukan panas 6742 Joule/cm. Uji metalografi dengan mikroskop optik dan SEM-EDAX menunjukkan bahwa struktur mikro HAZ– baja tahan karat mengalami presipitasi karbida serta terbentuk retak pada struktur perbatasan antara logam las dengan baja karbon rendah. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa masukan panas yang besar menghasilkan kuat tarik dan elongasi yang hampir sama dan
lebar HAZ yang lebih besar, sebaliknya masukan panas yang kecil menghasilkan nilai kekerasan yang tinggi.

Author: 

No Responses

Comments are closed.