Penandaan benda kerja (Marking out of work)

 artikel
loading...

Penandaan benda kerja (Marking out of work) dilakukan untuk mencari berbagai kemungkinan akan adanya kesalahan sebelum terjadi kerugian waktu pengerjaan akibat kegagalan pengerjaan, dan merupakan penyusunan langkah-langkah pengerjaan serta pengaturan kelebihan bahan pada semua bagian dari benda kerjayang akan memandu teknisi (operator) dalam penyetelan alat. Sistem penandaan penting untuk difahami baik oleh operator mesin perkakas maupun perancang, terutama dalam perancangan benda-benda kerja dari bahan tuangan (casting), dengan memahami proses lanjutan dari pembuatan benda kerja melalui proses pengecoran maka akan diperoleh suatu bentuk akhir sesuai dengan yang dikehendaki, dimana pengerjaan lanjutan dari pembentukan melalui penuangan/pengecoran telah dipersiapkan untuk pemesinan sebagai pakerjaan lanjutan atau akhir

Penandaan pada bahan benda kerja merupakan titik awal pengerjaan garis atau permukaan. Posisi awal dalam pembuatan tanda berbasis pada garis atau permukaan, jika metoda yang dilakukan ini benar maka bagian-bagian lain dari bidang pengerjaan dapat dilanjutkan. Beberapa kemunkinan dari data pengerjaan ini antara lain dapat dijelaskan sebagai berikut

  • Permukaan datar berpedoman pada Garis patokan pada pinggir benda kerja atau dasar pengerjaan pada sisi tepi dan tidak diperlukan spektrum permukaan

Screenshot_131

 

  • Pembentukan bidang datar melalui pekerjaan pemesinan dipersiapkan untuk pengerjaan bagian lainnya.

Screenshot_132

  • Pedoman pengerjaan berdasar pada garis yang dibuat pada bagian mendekati kepada sisi bahan tuangan atau tempa dimana bahan memiliki permukaan yang memungkinkan untuk memindahkan posisi dasar pengerjaan

Screenshot_133

  • Senter dari naf tidak dapat diubah dari diameter luar sehingga inti memungkinkan tidak sepusat.

Screenshot_134

 

 

 

 

Author: 

No Responses

Comments are closed.