Pemeriksaan Visual Overheating

 artikel
loading...

Hal yang paling mudah untuk mencari penyebab masalah overheating pada sistem pendingin engine adalah memeriksa level coolant . Level coolant yang tidak benar dapat mengakibatkan overheating pada sistem pendingin sehingga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan – kerusakan pada komponen engine seperti retak (crack) pada cylinder head dan block engine.

Coolant level

Pastikan coolant engine telah dingin kemudian periksalah level coolant pada radiator. Level coolant yang terlalu rendah dapat menyebabkan overheating atau dapat juga level coolant terlalu rendah karena efek dari terjadinya overheating. Pada saat coolant mulai mendidih kondisi pressure relief valve pada radiator cap akan terbuka sehingga tekanan pada sistem pendingin tetap konstan tetapi pada kondisi ini ada juga coolant akan menguap mengalir ke resevoir.

Rule of Thumb: Coolant harus dapat melapisi untuk melindungi internal tube atau element core. Pada sistem yang menggunakan non-recovery system, level coolant pada bagian top tank harus berada sekitar 12 sampai 20 mm (1/2‖ sampai 3/4‖) dibawah leher lubang pengisian. Pada sistem yang menggunakan recovery system, level coolant harus di atas bagian leher pengisian ketika sistem sudah panas dan berada pada level mark pada botol ketika kondisi dingin.

Jika level coolant terlalu rendah maka tambahkan seperlunya. Lihatlah informasi pada Operation and Maintenance Guide tentang jumlah pengisian coolant yang harus ditambahkan. Jika level coolant sudah benar tetapi engine masih overheating lagi maka dapat disimpulkan bahwa level coolant yang rendah bukan penyebab terjadinya overheating. Jika level coolant secara terus – menerus berkurang ada kemungkinan terjadinya kebocoran.

Author: 

No Responses

Comments are closed.