Nilai-nilai media pembelajaran

 Pendidikan

Penggunaan media pada proses pembelajaran digunakan untuk meningkatkan hasil belajar itu sendiri melelui peningkatan proses belajar siswa. Menurut Nana Sudjana dan Ahmad Rivai (2002:2), terdapat dua alasan mengapa penggunaan media pembelajaran dapat meningkatkan proses belajar siswa. Alasan pertama berkenaan dengan manfaat media pengajaran dalam proses belajar siswa, anatara lain :

  1.  Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar.
  2. Bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh para siswa, dan memungkinkan siswa menguasai tujuan pengajaran lebih baik.
  3. Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi bila guru mengajar untuk setiap jam pengajaran.
  4. Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidk hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan dan lain-lain

Alasan kedua penggunaan media pembelajaran dapat meningkatkan prosses belajar siswa dan hasil pembelajaran adalah berkenaan dengan taraf berfikir siswa. Taraf berpikir manusia mengikuti tahap perkembangan dimulai dari berfikir konkrit menuju ke berfikir abstrak, dimulai dari berfikir sederhana menuju ke berfikir kompleks.

kerucut-pengalaman-edgar-dale

Kerucut Pengalaman Edgar Dale

Menurut Encyclopedia of Educational Research, sebagaimana dikutip dalam Oemar Hamalik (1986:27) memaparkan beberapa nilai atau manfaat dari media pendidikan/media pebelajaran sebagai berikut:

  1. Meletakkan dasar-dasar yang konkrit untuk berfikir dan oleh karena itu mengurangi “verbalisme”.
  2. Memperbesar perhatian para siswa.
  3. Meletakkan dasar-dasar yang penting untuk perkembangan belajar dan oleh karena itu membuat pelajaran lebih menetap.
  4. Memberikan pengalaman yang nyata yang dapat menumbuhkan kegiatan berusaha sendiri di kalangan siswa.
  5.  Menumbuhkan pemikiran yang teratur dan kontinyu, hal ini terutama terdapat di dalam gambar hidup.
  6. Membantu tumbuhnya pengertian dan dengan demikian mambantu perkembangan kemampuan berbahasa.
  7. Memberikan pengalaman-pengalaman yang tidak mudah diperoleh dengan cara lain serta membantu berkembangnya efisiensi yang lebih mendalam serta keragaman yang lebih banyak dalam belajar
loading...

Author: 

No Responses

Comments are closed.