Modifikasi Turbin Gas dengan regenerator

 artikel
loading...

Suhu gas bekas ke luar turbin yang masih relatif tinggi dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan kerja turbin gas. Pemanas awal atau regenerator adalah alat yang dipasang untuk mentransfer panas dari gas bekas turbin ke udara mampat dari kompresor sebelum masuk ruang bakar. Dengan metode tersebut, udara mampat masuk ruang bakar bertemperatur lebih tinggi, hal ini membantu menaikkan efisiensi proses pembakaran, sebagai efeknya adalah konsumsi bahan-bakar menjadi lebih irit.

Bagan kerja turbin

Bagan kerja turbin gas sistem terbuka tak langsung dengan pemasangan pemanas awal atau REGENERATOR

Pemasangan regenerator menjadi efektif jika suhu gas bekas lebih tinggi dari suhu ke luar kompresi (T5>T2). Kebalikan dari kondisi itu, efeknya akan merugikan kerja turbin gas, hal ini karena terjadi perpindahan kalor dari udara mampat bertemperatur lebih tinggi ke gas bekas yang bertemperatur rendah. Udara mampat yang masuk ruang bakar menjadi dingin dan mengakibatkan proses pembakaran terganggu. Pada gambar diatas adalah diagram T-s yang menggambarkan turbin gas dengan regenerator dan pada gambar diatas adalah sistem turbin gas tertutup dengan REGENERATOR.

Dari diagram di bawah terlihat dengan penambahan Qgen dapat menaikkan suhu udara mampat, dari titik 2 (T2) menjadi titik 3 (T3). Dengan kenaikan tersebut, energi yang dibutuhkan untuk proses pembakaran menjadi berkurang atau lebih sedikit. Dengan kata lain, dengan energi yang lebih sedikit, bahan -bakar yang dibutuhkan pun menjadi sedikit atau lebih irit.

Diagram t-s turbin

Diagram t-s turbin gas dengan regenerator

Author: 

No Responses

Comments are closed.