Mengidentifikasi Gambar kerja

 artikel
loading...
Gambar kerja adalah suatu alat komunikasi bagi operator mesin baik di bengkel/industri. Oleh karena itu didalam gambar kerja harus memberikan informasi yang jelas dan mudah dimengerti oleh operator mesin. Didalam gambar teknik banyak sekali terdapat tanda-tanda pengerjaan diantaranya :
A. Toleransi
Didalam pembuatan benda kerja, bagian yang telah selesai dibuat harus dapat dipasang-pasang dengan benda kerja yang lain. Cara pemasangan yang bebas tukar hanya akan mungkin terlaksana jika bagian-bagian yang bersesuaian mempunyai 2 batas ukuran toleransi yang tepat. Pada prinsipnya didalam pembuatan benda kerja pasti terjadi kesalahan/penyimpangan ukuran, karena itulah tidaklah mungkn dapat dibuat tepat menurut ukuran yang ditentukan. Agar kita dapat membuat komponen yang bebas tukar maka kita harus diberikan batasan ukuran yang diijinkan menyimpang dari ukuran nominal/sebenarnya, yang mana penyimpangan ukuran yang diijinkan dari ukuran yang sebenarnya disebut TOLERANSI.
B. Tanda pengerjaan
Tanda pengerjaan pada umumnya dibuat seperti dibawah ini. Peletakan tanda pengerjaan, harus diletakkan langsung pada masing-masing benda kerja bila memungkinkan serta sebuah tanda saja untuk permukaan yang sama seperti halnya dengan memberikan ukuran. Bilamana harga kekasaran seluruh permukaan benda kerja sama, maka pemberian simbol cukup diletakkan didekat nomor bagian.Dalam satu benda kerja terdapat beberapa harga kekasaran yang harus dikerjakan, maka pemberian tanda pengerjaannya:
– Tanda pengerjaan umum diikuti tanda pengerjaan khusus didalam tanda kurung
– Tanda pengerjaan umum diikuti dengan simbol pokok tanda pengerjaan didalam tanda kurung

Author: 

No Responses

Comments are closed.