Meja perata

 artikel, kerja bangku
loading...

Meja perata merupakan alat bantu yang sangat penting dan harus ada pada pekerjaan melukis dan menandai. Meja perata dibuat dari bahan besi tuang yang cukup kuat untuk menerima gesekan atau goresan yang diakibatkan oleh bahan bakal atau alat bantu melukis dan menandai. Kelemahan dari besi tuang adalah ia tidak tahan beban seperti pukulan dan gaya yang tiba-tiba, sebab ia agak rapuh dibandingkan dengan baja. Di samping itu besi tuang juga tidak tahan terhadap karat dan udara lembab.

Perlu diperhatikan bahwasanya meja perata hanya digunakan sebagai tempat landasan atau tempat melakukan perata hanya digunakan sebagai tempat landasan atau tempat melakukan menggambar atau melukis, sedangkan untuk melakukan penandaan harus dilakukan pada tempat yang lain. Permukaan meja perata diskrap halus, sehingga penyimpanan kedatarannya hanya 0,00002 milimeter/meter, dan pada permukaannya dilengkapi dengan garis-garis sejajar dan saling tegak lurus, untuk membantu pekerjaan melukis.

Screenshot_119

Diatur tinggi rendahnya, dan dapat dengan mudah diatur kerataan permukaanya. Di samping besi tuang bahan untuk pembuatan meja perata juga dari batu granit. Keuntungan pemakaian batu granit adalah permukaannya dapat dibuat sehalus mungkin, sehingga sangat cocok untuk pekerjaan pengukuran dan melukis. Batu granit tahan terhadap karat dan kotoran lainnya, tetapi batu granit tidak tahan terhadap beban kejutan seperti dipukul. Keuntungan lain pemakaian batu granit ialah apabila permukaannya telah mengalami keausan, maka ia dengan cepat dapat diratakan kembali dengan diskrap. Penempatan meja perata harus pada tempat yang mempunyai penerangan yang cukup, untuk menjaga agar pada saat melakukan pengukuran dan melukis tidak terjadi kesalahan seperti kesalahan pada pengukuran. Pada ruangan atau tempat yang kurang penerangannya kemungkinan terjadinya kesalahan pengukuran dan membuta lukisan sangat besar.

Dalam pemakaiannya meja perata harus selalu dijaga kehalusan kedataran permukaannya. Dengan demikian dalam pelaksanaan pekerjaan melukis dan menandai semua bahan bakal harus diratakan dan mempunyai permukaan yang halus, supaya tidak melukai permukaan meja perata. Juga pada saat melakukan pengukuran, hendaknya benda kerja benar-benar harus bersih dari beram atau kotoran lainnya. Sebaiknya apabila meja perata tidak digunakan untuk melukis dan melakukan pengukuran, lebih baik meja perata ditutup dengan bahan yang dapat menahan meja perata dari benturanbenda lain, menghindari debu atau kotoran lainnya.

Author: 

No Responses

Comments are closed.