Larutan air dalam oli

 artikel
loading...
Larutan air dalam oli Larutan air dalam oli adalah lebih umum dalam penggunaannya. Tetesan-tetesan air kecil dipencarkan terus-menerus ke dalam fase perubahan oli. Sepertinya oli, fluida ini juga mempunyai sifat pelumasan dan kepekatan yang baik. Tambahan pula, pencaran air memberikan sifat fluida menjadi lebih baik dalam kemampuannya untuk menyerap panas. Penghalang munculnya karat digabungkan atau dicampurkan untuk kedua fase perubahan air dan oli. Bahan tambah anti buih juga dicampurkan dengan tidak mengalami kesulitan. 
Campuran air dalam oli biasanya mengandung 40% air yang digunakan dalam sistern. Namun demikian, beberapa pembuat fluida ini menyediakan dalam bentuk sari fluidanya, kemudian pemakai tinggal menambahkan air apabila fluida itu akan dipakai. Seperti dalam fluida glycol-air, perlu kiranya untuk mengisi air untuk menjaga ketepatan viskositasnya. 


Suhu pengoperasian harus betul-betul dijaga rendah dengan campuran air dalam oli untuk menghindarkan penguapan dan oksidasi. Fluida harus bersirkulasi dan tidak boleh berulangkali mencair dan membeku atau mungkin kedua tahap itu terpisah. Kondisi saluran masuk harus dipilih secara hati-hati karena kerapatan fluida yang lebih tinggi dan viskositas yang tinggi telah menjadi sifatnya. Campuran atau emulsi kelihatan mempunyai daya tarik-menarik yang lebih besar untuk kontaminasi dan memerlukan perhatian tambahan untuk penyaringannya, termasuk sumbat magnet untuk menarik partikel-partikel besinya. Secara umum emulsi fluida ini cocok untuk semua logam dan penyekat yang didapatkan dalam sistem hidrolik. Apabila dalam sistem mengalami penggantian fluida ke campuran airoli, seluruhnya harus dikeluarkan, dibersihkan dan dibilas. Penting pula kiranya untuk mengusir kontaminasi (seperti glycol-air) yang mungkin menyebabkan fluida baru yang dapat merusak. Sebagian besar penyekat dapat ditinggalkan dalam keadaan tidak terganggu dan cacad. Butyl dynamic (penyekat yang bergerak) harus diganti. Dalam penggantian fluida sintetis ke oli mineral (petroleum) penyekat juga harus diganti, sehingga sesuai dengan fluida baru
http://www.teknikmesin.net/atom.xml?redirect=false&start-index=1&max-results=100

Author: 

No Responses

Comments are closed.