Lamanya Waktu Pemotongan dengan Oksi-Asetilen

 artikel, Fabrikasi
loading...

Gas asettilen merupakan bahan bakar yang umum digunakan untuk memanaskan benda kerja (plat) yang hendak dipotong. Selain itu gas LPG juga dapat digunakan untuk memanaskan plat yang akan dipotong. Sedangkan Gas oksigen dengan campuran tertentu dengan gas asetilen digunakan untuk nyala netral. Dengan menambahkan gas oksigen pada nyala netral tersebut akan diperoleh nyala oksidasi yang digunakan untuk memotong. Pemakaian gas oksigen jauh lebih banyak dari pada gas asetilen. Cara menghitung banyaknya pemakaian gas oksigen sama dengan menghitung pemakaian gas asetilen, yaitu dengan menggunakan. Semakin tebal plat yang akan dipotong semakin banyak waktu yang diperlukan (lama). Sebagai contoh, plat yang tebalnya 25,4 mm kecepatan potongnya 21,5 m/h, sedangkan plat yang tebalnya 102 mm kecepatan potongnya 10,67 m/h. Dari contoh di atas dapat disimpulkan bahwa plat yang tebal 102 mm kecepatan potongnya lebih lambat bila dibandingkan plat yang tebalnya 25,4 mm.

Screenshot_86

Pemotongan Sedang Berlangsung

Jika panjang plat yang akan dipotong masing-masing 5 meter, maka plat yang tebalnya 102 mm membutuhkan waktu sebagai berikut: (5 m) : (10,67 m/h) =0,468 h atau sekitar 0,5 jam. Sedangkan untuk plat yang tebalnya 25,4 mm dan panjang pemotongan 5 meter membutuhkan waktu sebagai berikut: (5 m) : (21,5 m/h) = 0,233 h atau sekitar 0,235 jam.

Author: 

No Responses

Comments are closed.