Kurva Stress-Strain Hasil Uji Tarik Baja

 artikel
loading...

Sifat mekanik bahan, merupakan salah satu faktor terpenting yang mendasari pemilihan bahan dalam suatu perancangan. Sifat mekanik dapat diartikan sebagai respon atau perilaku bahan terhadap pembebanan yang diberikan, dapat berupa gaya, torsi atau gabungan keduanya. Dalam prakteknya pembebanan pada bahan terbagi dua yaitu beban statik dan beban dinamik. Perbedaan antara keduanya hanya pada fungsi waktu dimana beban statik tidak dipengaruhi oleh fungsi waktu sedangkan beban dinamik dipengaruhi oleh fungsi waktu.

Kurva Stress-Strain Hasil Uji Tarik Baja
Untuk mendapatkan sifat mekanik bahan, biasanya dilakukan pengujian mekanik. Pengujian mekanik pada dasarnya bersifat merusak (destructive test), pengujian tersebut akan dihasilkan kurva atau data yang mencirikan keadaan dari bahan tersebut. Seperti gambar kurva diatas ini merupakan salah satu contoh bentuk kurva tegangan – regangan (stress-strain) dari hasil uji tarik bahan baja lunak.

Setiap bahan yang diuji dibuat dalam bentuk sampel kecil atau spesimen. Spesimen pengujian dapat mewakili seluruh bahan apabila berasal dari jenis, komposisi dan perlakuan yang sama. Pengujian yang tepat hanya didapatkan pada bahan uji yang memenuhi aspek ketepatan pengukuran, kemampuan mesin, kualitas atau jumlah cacat pada bahan dan ketelitian dalam membuat spesimen. Sifat mekanik tersebut meliputi antara lain: kekuatan tarik, ketangguhan, kelenturan, keuletan, kekerasan, ketahanan aus, kekuatan impak, kekuatan mulur, kekuatan leleh dan sebagainya.

Author: 

No Responses

Comments are closed.