kekurangan dan kelebihan metode demonstrasi

 artikel, Pendidikan
loading...

Metode ini implikasi dari teori belajar humanistik Carl Rogers, dalam pembelajaran guru lebih mengarahkan siswa untuk berpikir induktif, mementingkan pengalaman, serta membutuhkan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses belajar. Menurut Rogers, ada dua tipe dalam belajar yaitu kognitif (kebermaknaan) dan experiental (pengalaman). Bagamaina seorang guru bisa menghubungkan suatu pengetahuan akademik dalam kehidupan sehari-hari. Experiential Learning menunjuk pada pemenuhan kebutuhan dan keinginan siswa. Kualitas belajar experiential learning mencakup: keterlibatan siswa secara personal, berinisiatif, evaluasi oleh siswa sendiri, dan adanya efek yang membekas pada siswa.

metode-demonstrasi

Metode demonstrasi adalah cara penyajian pelajaran dengan meragakan atau mempertunjukkan kepada siswa suatu proses, situasi, atau benda tertentu yang sedang dipelajari, baik sebenarnya ataupun tiruan, yang sering disertai dengan penjelasan lisan. Dengan metode demonstrasi, proses penerimaan siswa terhadap pelajaran akan lebih berkesan secara mendalam, sehingga membentuk pengertian dengan baik dan sempurna. Juga siswa dapat mengamati dan memperhatikan apa yang diperlihatkan selama pelajaran berlangsung. Metode demonstrasi baik digunakan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang hal-hal yang berhubungan dengan proses mengatur sesuatu, proses membuat sesuatu, proses bekerjanya sesuatu, proses mengerjakan atau menggunakannya, komponen-komponen yang membentuk sesuatu, membandingkan suatu cara dengan cara lain, dan untuk mengetahui atau melihat kebenaran sesuatu.

Metode demonstrasi mempunyai kelebihan dan kekurangannya, sebagai berikut:

1. kelebihan metode demonstrasi

(a) dapat membuat pembelajaran menjadi jelas dan lebih konkret, sehingga menghindari verbalisme (pemahaman secara kata-kata atau kalimat)

(b) kesalahan-kesalahan yang terjadi apabila pelajaran itu diceramahkan dapat diatasi melalui pengamatan dan contoh yang konkret.

(c) siswa lebih mudah memahami apa yang dipelajari

(d) perhatian siswa lebih dapat terpusatkan pada pelajaran yang diberikan.

(e) siswa dirangsang untuk aktif mengamati, menyesuaikan antara teori dengan kenyataan, dan mencoba melakukannya sendiri.

2. kekurangan metode demonstrasi

(a) metode ini memerlukan keterampilan khusus guru, karena tanpa ditunjang dengan hal itu, pelaksanaan demonstrasi akan tidak efektif.

(b) fasilitas seperti peralatan, tempat, dan biaya yang memadai tidak selalu tersedia dengan baik.

(c) demonstrasi memerlukan kesiapan dan perencanaan yang matang di samping memerlukan waktu yang cukup panjang.

(d) apabila alatnya terlalu kecil atau penempatannya kurang tepat, demonstrasi tidak dapat dilihat jelas oleh seluruh siswa

Author: 

No Responses

Comments are closed.