Gambar sebagai alat desain produk

Desain produk merupakan suatu kegiatan untuk merancang suatu produk barang baik baru maupun pengembangan dari produk yang sudah ada. Dalam menuangkan suatu ide, seorang pendesain memerlukan suatu alat untuk memvisualisasikan ide yang ada dalam pikirannya. Dan untuk itulah gambar akan memainkan fungsinya.

Dengan gambar teknik suatu rancangan akan mampu mewakili banyak bahasa/keterangan yang menceritakan ide dengan sangat rinci, detail dan jelas. Akan berbeda bila rancangan teknik hanya dituangkan lewat bahasa lisan atau tulisan. Persepsi yang akan muncul bisa jadi akan sangat berbeda, antara si desainer dengan orang yang mendengarkan penjelasannya. Sebagai contoh perhatikan sutu ilustrasi di bawah ini:

Seorang engineer telah merancang suatu produk kursi praktek untuk dokter gigi, setelah dia menyelesaikan rancangannya, dia berniat untuk menyerahkan rancangannya kepada bengkel untuk dibuatkan protipenya. Karena sang cukup jauh rumahnya dari tempat bengkel tadi, maka dia terpaksa menggunakan telpon untuk menerangkan detail dari rancangannya. Maka mulailah desainer ini menerangkan, ” Pak, saya minta untuk dibuatkan sebuah kursi dokter dengan spesifikasi sebagi berikut, tolong dicatat ya pak. Ukuran kursinya adalah panjang maksimum 2 m, tinggi maksimum 60 cm, tempat dudukannya disangga oleh empat kaki yang bentuknya mirip kaki kuda, dengan pegangan di kanan dan kirinya untuk tmpat menyandarkan tangan pasien. Tempat duduk bisa dilipat menjadi tiga bagian, dan tempat sandaran dapat dilurskan membentuk sudut 170 derajat……”.

Demikianlah sang engineer terus menerangkan apa yang ada dalam pikirannya, dan diseberang si pemilik bengkel pun mencata semua yang dikatakan oleh engineer dengan pikiran semakin bingung, dan mulai berpikir untuk menolak pesanan yang diberikan oleh sang engineer tersebut.

Bisa dibayangkan bagaimana jadinya bila ilustrasi diatas tersebut benar-benar terjadi. Pasti kursi yang dimaksud oleh engineer yang mendesain dan kursi yang dibuat oleh bengkel akan
sangat jauh berbeda. Ini akan lain jadinya bila sang enginer datang ke bengkel dan memberikan gambar rancangan kepada pemilik bengkel, semua permasalahan akan beres dalam sekejap. Demikianlah pentingnya sebuah gambar teknik dalam desain dan komunikasi teknik.

Berikut ditampilkan ilustrasi peran dari gambar teknik dalam proses produksi suatu produk:

Dari Gambar  diatas dapat dilihat bagaimana gambar teknik akan selalu diperlukan dalam setiap kegiatan produksi. Proses produksi bisa dikelompokkan menjadi tiga kegiatan besar, ide,
implementasi dan perbaikan model. Dalam pengembangan ide ada tiga kegiatan besar; identifikasi masalah, pengembangan ide awal dan pembuatan desain awal. Kemudian pada implementasi ada enam kegiatan yaitu service, financial, marketing, produksi, planning dan dokumentasi. Dan gambar teknik disini berfungsi sebagai sarana mengkomunikasikan antar tiga kegiatan besar tersebut.