Fungsi dari komponen hydraulic tank

 artikel
loading...
hydraulics2_1
a) Hydraulic tank
Hydraulik tank merupakan komponen utama yang tidak hanya berfungsi sebagai penampung oli untuk hydraulic system, tetapi jugamengendapkan kotoran dan sebagai pendingin oli agar temperaturnya dijaga dalam keadaan konstan pada temperatur kerja.
Umumnya tangki dibuat dengan las-lasan dan dilapisi dengan anti karat. Hydraulic tank dilengkapi dengan pengecekan jumlah oli. Pengecek jumlah oli ini terdiri atas kaca penduga dan stik pengukur. Hydraulic tank juga terdapat saringan oli untuk membersihkan kotoran dari dalam tangki.
b) Filter Filter berfungsi untuk menjaga agar pada hydraulic system tidak terdapat kerusakan sehingga hydraulic system lebih awet. Perlengkapan hidrolik dipakai pada tekanan dan putaran tinggi sehingga rentan terhadap kerusakan, untuk itu perlu adanya penyaringan. Saringan atau filter pada mesin alat berat terdiri dari dua yaitu: c. Filter (strainer) yang terpasang pada hydraulic tank d. Filter paper type air breather (yang letaknya pada mulut pengisian, Alat ini juga berfungsi sebagai deep stick) Filter (strainer) terdiri atas rangka kawat dengan diameter 4,5 mm dengan dasar plat besi dan saringan kuningan yang sisolder pada frame. Saringan kasar ini berlubang 100-150 mm. Air breather berfungsi untuk menyaring partikel halus dari luar dan melindungi komponen-komponen sistem hidrolik.

c) Hydraulic piping
Hydraulic piping atau pipa hidrolik berfungsi sebagai penghubung tekanan dalam sistem hidrolik. Pipa dapat menimbulkan panas, kebocoran oli, kekotoran oli sehingga mengakibatkan kehilangan tenaga atau tekanan dalam istem hidrolik. Pipa hidrolik biasanya terbuat dari logam atau ada juga terbuat dari karet sintetis yang lentur, sehingga tidak mudah rusak.
d) Hose Hose
berfungsi untuk menghubungkan dua bagian yang bergerak dalam sistem hidrolik sehingga dituntut kelenturannya. 22 Hose menuntut sifat mudah lentur, mudah dibentuk dan dapat menahan getaran.

Author: 

No Responses

Comments are closed.