Flux

 artikel, Fabrikasi
loading...

Flux merupakan bahan yang harus digunakan selain bahantambah untuk pengelasan logam yang bukan baja lunak (mild steel). Ada beberapa jenis logam yang mempunyai sifat mengikat oksigen dengan kuat, seperti aluminium, tembaga, besi tuang, dan stainless steel. Logam ini apabila mengalami proses pemanasan dan pencairan akan mudah menyerap oksigen yang berada pada udara sekitarnya.

Penyerapan oksigen sangat tidak dikehendaki, karena akan menimbulkan oksida logam yang memiliki efek jelek terhadap hasil lasan. Untuk itulah dibutuhkan suatu bahan yang dapat melindungi cairan logam dari pengaruh oksidasi, yang disebut dengan flux. Flux selama proses pembakaran akan bereaksi dengan oksida, melepaskan gas-gas yang timbul dan menghilangkan bahan-bahan yang bukan logam. Di samping itu flux akan membentuk lapisan slag, sehingga dapat melindungi cairan logam dari pengaruh luar.

Flux tersedia dalam berbagai bentuk seperti serbuk (tepung), pasta, dan cairan. Untuk pemakaian dapat disesuaikan, misalnya yang berupa tepung dengan jalan mencelupkan kawat las (yang terlebih dahulu sudah dipanasi) ke dalamnya. Flux akan melekat dan menyelimuti kawat las. Untuk yang berupa pasta dan cairan, pemakaian dengan jalan dioleskan.

Ada beberapa jenis bahan flux yang digunakan dalam pengelasan, seperti: borax (Na2B4O7), sodium karbonat (Na2CO3), sodium bikorbonat (NaHCO3), sodium silikat, polassium borat, karbonat, khlorida, sulphat, dan borik acid (H2BO3). Untuk pemakaian flux ini harus diikuti penjelasan pabrik yang membuat. Misalnya, flux jenis borax, keterangan yang diberikan untuk kuningan, maka bahan flux ini hanya baik digunakan untuk pengelasan dengan bahan tambah kuningan.

Author: 

No Responses

Comments are closed.