Efisiensi Pemeliharaan Mekanik Industri

 artikel, perawatan dan perbaikan mesin
loading...

Asumsi dasar penerapan perawatan adalah bahwa makin baik  perawatan makin tinggi effisiensi dan keuntungan yang akan  diperoleh. Ada dua persoalan umum yang dihadapi perusahaan  dalam penerapan perawatan, yaitu masalah teknik dan masalah  ekonomi. Adapun masalah tekniis adalah segala upaya untuk  menyiapkan mesin/alat agar siap pakai, terencana dan terukur.  Artinya bahwa semua mesin/alat terhindar dari kemacetan
mendadak akibat tidak pernah dilakukan inspeksi dari program  preventive. maka ada dua hal yang perlu dipikirkan:

  1. Apakah tindakan yang harus dilakukan untuk menjaga,  merawat dan memperbaiki mesin/alat dari kemacetan dan  kerusakan
  2. Perangkat apa saja yang diperlukan untuk menunjang  kegiatan reparasi, perbaikan dan overhaul, agar proses pemeliharaan dapat dikerjakan.

Sistim pemeliharaan yang baik adalah berbeda untuk masingmasing pabrik karena masing-masing pabrik berbeda dalam  pemakaian bahan dan energinya. Sistim pemeliharaan dimulai  dengan mengoptimumkan sistim teknis pemeliharaan agar menjadi  efisien, ini adalah konsep pemeliharaan produktif dengan basis  ekonomi. Jadi dalam aspek ekonomi yang menjadi penekanan adalah  bagaimana upaya-upaya yang harus dilakukan agar pemeliharaan  menekan biaya dan menguntungkan perusahaan.  Kerjasama yang baik diantara bagian perencanaan, bagian  inspeksi, dan bagian produksi harus dijaga untuk mengoptimumkan  sistim yang dipakai pada pemeliharaan produktif. Tujuan dari  pemeliharaan atau perencanaan lain adalah untuk merencanakan  pemeliharaan dari masing-masing fasilitas yang ada sesuai dengan  umur masa pakainya dan dengan mengurangi biaya pemeliharaan  tahunan, dengan cara pendekatan inspeksi dan pekerjaan perbaikan  pada waktu diadakannya pembongkaran pabrik tahunan atau  pemeliharaan yang lain-lain.

Perbandingan Kebijakan Pemeliharaan

Perbandingan Kebijakan Pemeliharaan

 

Optimisasi perencanaan biaya pemeliharaan untuk pekerja  lapangan pada saat pembongkaran pabrik dan pekerjaan  pemeliharaan harian dapat dievaluasi langsung melalui sifat-sifat dari  pabrik. Keperluan memasang mesin cadangan/equipmen ditentukan  oleh hasil dari konsep pemeliharaan produktif. Biaya tambahan  untuk unit-unit cadangan dapat ditentukan dengan membandingkan  biaya investasi dengan uang yang kembali bila kiat memakai sistim  pemeliharaan rutin untuk seluruh mesin yang ada dalam pabrik  tersebut. Secara umum mesin-mesin atau equipmen yang besar dan mahal diharapkan dapat berjalan secara rutin pada masa-masa  pemeliharaan tersebut, hingga mesin-mesin atau unit-unit cadangan  dapat ditiadakan.

Author: 

No Responses

Comments are closed.