Category Archives: Alat Ukur

Dial Indikator

Dial indikator adalah alat ukur yang dipergunakan untuk  memeriksa penyimpangan yang sangat kecil dari bidang datar, bidang silinder atau permukaan bulat dan kesejajaran. Dengan dial indikator dapat diperoleh data mengenai penyimpangan ukuran, walaupun penyimpangan tersebut hanya 0,001 mm.

Screenshot_117

Seperti terlihat di atas alat ini dapat digunakan untuk melakukan pengukuran kesejajaran, kelurusan dari benda kerja, maka di bawah ini dapat dilihat cara melakukan pengukuran dengan menggunakan dial indikator. Untuk melakukan pemeriksaan kerataan benda kerja tempatkan sensor sedekat mungkin dengan benda kerja dan sentuhkan sensor secara halus, sehingga jarum dial indikator bergerak. Gerakkan dial indikator ke semua posisi atau permukaan benda kerja dan amati gerakan jarum indikator. Apabila jarum bergerak berlawanan dengan jam berarti daerah di mana jarum bergerak berlawanan dengan jarum jam menandakan daerah tersebut cekung. Demikian sebaliknya, apabila jarum dial indikator bergerak ke kanan searah dengan jarum jam, maka menandakan tempat tersebut cembung atau tidak rata. Berapa besar penyimpangan dapat dibaca pada besaran yang terdapat pada dial indikator.

Screenshot_118

Pengukuran kesejajaran dan kelurusan lobang

Biasanya dalam pelaksanaan pengukuran dengan dial indikator dilengkapi dengan pemegangnya yaitu blok magnit. Dengan bantuan alat ini, maka pengukuran dapat dilakukan dengan baik dan dapat menjangkau daerah-daerah yang sulit untuk melakukan pengukuran.

Mikron Mikrometer

Untuk mendapatkan pengukuran yang lebih teliti dari yang telah dibicarakan di atas, kita harus menggunakan mikron mikrometer dengan ketelitian 0,001 mm. mikron mikrometer dilengkapi dengan skala vernier untuk mendapatkan ukuran 0,001 mm. Cara membaca ukuran pada mikron mikrometer adalah sebagai berikut:

  1. Baca terlebih dahulu ukuran yang ditunjukkan pada skala utama (besaran mm)
  2. Kemudian baca ukuran yang ditunjukkan oleh skala bidal (besaran 0,01 mm)
  3. Terakhir baca ukuran yang ditunjukkan oleh skala vernier (besaran 0,001 mm)

Dari ketiga langkah pembacaan tersebut kemudian dijumlahkan. Hasil penjumlahan tersebut merupakan hasil akhir pengukuran. Pada gambar di bawah ini ditunjukkan suatu hasil pengukuran yang dilakukan oleh mikron mikrometer. Berapakah ukuran yang ditunjukkan gambar tersebut?

Screenshot_107

Untuk menghitung besar ukuran yang ditunjukkan oleh mikrometer tersebut, langkah pembacaannya adalah sebagai berikut:

  1. Dari skala utama didapatkan ukuran 10,5 artinya adalah 10,5 mm
  2. Dari skala pada bidal kita dapatkan ukuran 16, artinya 16 x 0,01 mm = 0,16 mm
  3. Dari skala vernier didapatkan bahwa garis ke 6 adalah yang segaris dengan garis pada skala bidal. Dengan demikian ukuran yang ditunjukkan adalah sebesar: 6 x 0,001 = 0,006 mm
  4. Jadi hasil akhir atau ukuran yang ditunjukkan oleh gambar di atas adalah sebesar: 10,50 mm + 0,16 mm + 0,006 mm = 10,666 mm