Aplikasi Turbin Gas

 artikel
loading...

Instalasi turbin gas dapat dibedakan antara turbin yang tetap tidak dipindah-pindahkan dan turbin yang dipakai untuk menggerakan pesawatterbang atau automobil. Instalasi turbin gas tetap tidak dapat dioindahpindahkan adalah instalasi yang dipakai untuk memutar generator listrik dan untuk menggerakan kompresor dan juga yang dikapal-kapal, karena turbin gas ini harus dapat bekeja dalam jangka waktu yang panjang. Jadi turbin harus dibuat untuk mengatasi beban yang tinggi.

Bentuk dari sudu jalan turbin

Bentuk dari sudu jalan turbin

Sebagai contoh untuk daya berguna sebesar 100 MW berarti daya turbin adalah sekitar 300 MW dan beroperasi pada temperatur 850 sampai 950.Kompresor terdiri dari 15 tingkat dengan kecepatan keliling 320 m/s dan panjang sudu tingkat pertama L = 320 mm. Pada insatalasi turbin gas yang besar, untuk memudahkan stert pada kompresor dipasang katup yang gunanya mencegah pemompaan, sehingga udara dengan tekanan yang berbeda beda akan dike luarkan melalui katup tersebut. Udara dari kompresor dialirkan ke ruang bakar dengan melalui tabung yang berbentuk seperti diffuser yang terdapat dalam saluran kosentris. disamping turbin terdapat ruang bakar yang dilengkapi dengan pembakar yang dalam operasinya dapat menggunakan minyak bakar atau gas bumi, dimana waktu bekerja pergantian bahan bakar dapat dilakukan dengan tanpa ada perubahan daya atau beban, jadi pada waktu bekerja meskipun bahan-bakarnya diganti daya turbin tetap konstan.

Turbin gas ini mempunyai udara pendingin yang masuk dari dua arah. Udara yang kompresor mengalir masuk ke dalam poros bagian tengah melalui lubanh dan saluran-saluran udara tersebut mengalir ke permukaan rotor dan ke kaki sudu. Pada waktu start celah katup pada kompresor bekerja untuk membuang tekanan berlebih sehingga startnya ringan. Dalam waktu lima menit putaran turbin sudah mencapai kecepatan kerjanya yaitu 3000 rpm. Setelah sembilan menit generator mulai dihubungkan dengan jala-jala listrik dan mulai menerima beban. Pada gambar di atas adalah contoh penggunaan turbin gas pada pembangkit tenaga listrik. Untuk meningkatkan efisiensi, disamping menggunakan turbin gas, pembangkit tenaga di atas juga menggunakan turbin uap, sehingga sering dinamakan pembangkit tenaga gabungan. Kerja dari pembangkit ini adalah dengan memanfaatkan kembali gas buang dari turbin gas yang masih bersuhu tinggi untuk pembangkitan uap di boiler uap.

Author: 

No Responses

Comments are closed.